Friday, 15 February 2013

"onyo-onyo"

kalau saya jadi kalian, saya malu!

malu dengan kebersamaan kalian untuk hal yang buruk.
mengganggu orang di malam hari hingga subuh dengan berbincang-bincang dan tertawa dengan keras, coba pikirkan orang lain yang sedang tidur atau berusaha untuk tidur.
di tempat ini, tidak hanya kalian yang tinggal, jadi tolong mengerti sedikit dan saling menghargai.

jangan mengganggu ketenangan orang lain, jika tidak ingin diganggu.
saya tidak berniat mengusik kebersamaan kalian, tapi sudah kelewatan!
kalian sangat berisik di saat saya sedang berusaha untuk tidur, sudah pukul 12 malam.
saya tidak akan protes kalau itu masih jam 9 malam.

kalian yang mengganggu, kalian yang merasa benar.
merasa kalian hebat dan kuat karena jumlah kalian banyak?
tidak akan menang. yang benar dan yang tersakiti yang akan menang.

kalian boleh mencap nama "onyo-onyo" pada saya, saya tidak membalas.
justru saya sangat berterimakasih, itu menandakan bahwa kalian memperhatikan saya, bahkan mengingat saya dengan cara yang spesial.
dan saya mendoakan kalian, semoga kelakuan kalian diampuni oleh Tuhan dengan kelakuan kalian mengintimidasi orang lain, semoga sikap kalian diubah olehNya, atau setidaknya diberi pelajaran supaya jera.

kalian tidak lagi muda untuk bergaul dengan cara sedemikian rupa, terutama kamu yang baru saja berstatus duda.
tidakkah kamu malu?
kamu datang ke sini dengan istrimu.
bertengkar hebat di sini, bahkan di jalan depan rumah.
istrimu pergi dan tidak pernah kembali, sekalipun kembali itupun saat kamu tidak ada.
bahkan saya dengar kau bertanya pada teman pria yang jauh lebih muda "mana, katanya mau kenalin gue sama cewe?"
astaga! tidakkah kau malu dengan usiamu?
kau sudah mempunyai keluarga dan anak yang sudah cukup besar!

dan sekali lagi saya dengar orang berkata "om, lu katanya ada cewe lagi ya? stres lu"
dan kau hanya tertawa licik seorang om-om?
Tuhan, sadarkan dia, ada tanggung jawab dan tugas mulia yang telah engkau berikan padanya untuk membina keluarganya. ampuni dosanya yang telah memperlakukan istrinya secara tidak hormat.
semoga ia bertobat.

No comments:

Post a Comment